Apraksia Grafomotor
graphomotor apraxia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk melakukan gerakan motorik yang diperlukan untuk menulis atau menggambar meskipun fungsi tangan normal.
Apraksia grafomotor, juga dikenal sebagai agrafia apraksik, adalah gangguan neurologis di mana penderita kehilangan kemampuan untuk mengoordinasikan gerakan tangan yang diperlukan untuk membentuk huruf atau gambar. Padahal, individu tersebut masih mampu memegang pena dan tidak memiliki kelemahan otot atau kelumpuhan. Masalah utamanya terletak pada perencanaan motorik di otak. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh kerusakan pada lobus parietal atau area premotor otak.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Roeltgen, D. P. (1985). Agraphia.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.